Kenalan dengan Alun-Alun Kota Depok


6 April 2019 yang lalu, satu lagi tempat baru di kota Depok tersamyang baru saja diresmikan. Bak mendapat angin duduk segar setelah yang diresmikan bangunan mall melulu, kali ini berbeda sebab bangunannya berupa alun-alun yang belum pernah ada sejak Depok belum jadi Depok, yha apasih. Jadi, sebelumnya apasih alun-alun itu ?

Ituloh peribahasa Jawa lit, alun-alun asal klakonHeu. Ya, kebetulan bukan Bambang.

Mimpiku, Mimpi-Mimpi Manis

Sebelum bercerita, bagi penggemar lagu dangdut garis keras atau garis miring silakan kalau mau melanjutkan nyanyinya setelah baca judul tulisan kali ini, hm okey. Yaa, serius.

Sudah memasuki bulan Mei di hari ketiga, esok hari ulang tahun adik saya yang ke-13. Itu artinya dia sudah remaja, beberapa tahun lagi dewasa. Sebagai kakak, salah satu harapan atau mimpi saya ialah kelak bisa membantu membiayai pendidikannya yang sebaik-baiknya dan tentu dalam ilmu yang memang dia minati dan seriusi. Semoga saja dia ga macam-macam, ingin mempelajari ilmunya Harry Potter misalnya dan minta sekolah di Hogwarts. Nyeleneh, auto-tolak.

Hari ini saya ingin bercerita, perihal mimpi saya tadi malam yang manis sekali rasa-rasanya. Inti ceritanya, saya diberi kejutan oleh beberapa teman dekat yang entah itu di hari ulang tahun saya atau bukan, tapi terlihat jelas nama yang tertulis di salah satu kuenya bukan untuk saya, jadi kejutannya bisa dibilang berhasil. Setelah itu, mereka membacakan saya puisi secara bergiliran. Duh, romantis memang. 

Seketika saya ingat bagaimana surprise di ulang tahun saya yang ke-17, di 3 tahun yang lalu. Lebih manis, karena itu ada di cerita nyata, heuheu. Mereka pula bagian dari beberapa orang yang masuk ke dalam mimpi saya tadi malam. Entah saya yang rindu atau mereka? Hahaha gede rasa! Semoga mereka, kamu yang baca juga tentunya, selalu baik-baik saja sekalipun sedang dalam kondisi yang kurang baik-baik saja,aamiin.

Kemudian di sela-sela itu saya bertemu dengan seseorang yang cukup penting di masa lalu, dan dia seolah bercerita yang nampak nyata sekali obrolannya. Di sana dia dan saya terlihat baik, meskipun sedikit canggung sebagaimana sesuatu yang mengisyaratkan bahwa hal yang tidak baik memang pernah terjadi sebelumnya.

Kemudian saya bertemu dengan seorang pria, kita mengobrol dan bertukar cerita mengenai buku yang sedang kita baca, uhm lucunya wajahnya mirip bung Fiersa Besari. Dalam hati saya, “mungkin kalau itu bukan si Fiersa, bisa jadi itu ciri-ciri jodoh saya kelak”, haha bolehlah berharap sedikit. Toh bukan kepada manusia, melainkan sekadar tulisan yang mana tersirat doa di dalamnya.

Betapa manis, karena saya belum pernah menemui pria seperti itu di dunia nyata, jadi tentu saja hal tersebut juga yang menambah kesan gemas dalam mimpi saya.

Namun seperti mimpi-mimpi biasanya, saya lupa dengan dialog-dialog yang ada. Sepertinya bunga tidur tadi malam ialah bonus untuk saya yang akhir-akhir ini suka mimpi absurd dan juga mungkin ini motivasi agar selalu berdoa kala melakukan hal-hal baik lainnya supaya ada manis-manisnya, yaa! Percis Lē Mineralē.

Di tulisan ini ada dua mimpi yang saya bagi, keduanya sama-sama manis. Perbedaanya, yang satu mimpi sekadar bunga tidur sedangkan satunya lagi mimpi besar yang mana mungkin bisa terwujud kalau kerjaannya cuma banyak tidur?


Tidak Lagi-lagi dan Sedikit Tips Nonton Gigs!

Beberapa minggu yang lalu di Depok, kota kesayangannya gatau siapa nan chaos abis, baru saja diadakan acara gigs di salah satu rooftop mall yang ada di Jalan Margonda. Di antara mall-mall lainnya yang jaraknya cukup berdekatan, di rooftop itu sendiri sepengetahuan gue sebagai warga Depok tulen memang sudah cukup sering dijadikan tempat untuk acara-acara semacam itu, biasanya juga ada acara sunatan, nikahan, arisan. Ga deng boong,eheh.

Review 2018, Thank You Everyone!

source

2018 nyaris selesai, bertambah setahun lagi sejilid cerita kita dalam mengarungi bahtera kehidupan, tsahhh apa banget bahtera. Seperti tahun yang sudah-sudah, tahun ini banyak sekali menorehkan banyak cerita berarti yang sedikit banyak berpengaruh dalam kehidupan gue apalagi menjelang usia berkepala dua ini macam medusa, kepala ular itu mah hhh. Sayangnya cerita sudah banyak ditoreh, prestasi belum. Miris:|

Dari banyaknya cerita, salah satu makna yang dapat gue ambil adalah pelajaran dari berbagai macam gagal yang gue alami di tahun ini, semisal gagal pergi ke destinasi tujuan, gagal memenuhi beberapa resolusi, gagal memahami hati seseorang dan lain sebagainya. Di bulan Desember ini gue gagal meneruskan challenge menulis selama 30 hari yang diadakan oleh Blogger Perempuan dan berakhir  sampai hari ke-12 saja karena beberapa alasan, yang okelah mungkin inti dari semua itu malas adalah jawaban sebenarnya meski bukan sepenuhnya.  Tapi sekadar menenangkan diri sendiri setidaknya karena challenge tersebut, 12 hari pernah gue lewatin dengan produktif ngepost di blog ini,yaa ehem nayamul lah ckck. Untuk di kedepannya mungkin tema-tema yang belum gue ikutin akan di gue jadikan topik untuk penulisan gue di hari-hari berikutnya.

Baiklah sembari menunggu pergantian tahun yang terhitung beberapa jam lagi, gue ingin review kembali beberapa pengalaman yang gue alami di tahun anjing pake sayur kol tanah ini. Berikut ceritanya..

Day 12 : 5 Tips Hidup Sehat dari yang Belum Menerapkannya



Hari ke dua belas,mengenai tips-tips hidup sehat ? *brb lihat kaca*

Hmm, Hallo Desember! Setelah menyadari tentang pola hidup saya yang belum sehat-sehat amat begini mungkin tulisan ini saya dedikasikan utamanya kepada diri saya sendiri eheh. Setelah ini jika belum memulainya baik saya maupun kamu yang baca yuk lah kita terapkan sama-sama demi mewujudkan slogan “di dalam tubuh yang sehat terdapat beban hidup yang berat jiwa yang kuat”.

Kesehatan tentu merupakan hal penting yang sudah sepatutnya kita jaga dan selamatkan, sebab sehat ialah nikmat utama untuk melakukan berbagai aktivitas yang ada semisal belajar, bekerja pun sekedar main juga rasa-rasanya kalau kondisi fisik tidak sehat apalah daya jadi tyda niqmat,begitu. Nah untuk mencapai taraf hidup sehat ini lima tips dari saya di antaranya :

Minum Air Putih yang Cukup

Sekilas info tentang air, dilansir dari voaindonesia.com air tanah dalam bumi isinya hampir 23 juta kubik kilometer dan 0,35 juta di antaranya berusia kurang dari 50 tahun, sedangkan dilansir dari brainly.co.id tubuh manusia dewasa 60 persennya terdiri dari air, dan dilansir dari bisikan seseorang katanya gara-gara dia kamu jadi banyak mengeluarkan air..….mata?so sad uhm. Bagaimana, berfaedah kan infonya? Uh,pasti iya. Ok,lanjut~

Kenapa kita perlu minum air yang  cukup ? karena itu tadi tubuh manusia diisi sekian persen oleh air jadi kalau minum airnya kurang tentu ada dampak yang kurang bagus bagi tubuh semisal dehidrasi dan aus pastinya. Berlebihan dalam minum air pun juga sebaiknya jangan karena selain merasa kembung juga akan ada dampak negatif lain yang bisa disearching saja ya sebaiknya._.

Oh,iya jadi berapa air secukupnya tersebut untuk kita minum setiap hari? Apakah 8 gelas? Tidak juga karena kebutuhan air minum setiap orang dalam sehari itu berbeda-beda guys, tapi tetap satu jua kok. Yha.

Mulai Biasakan Mengatur Pola Makan

Tips yang kedua tentang pola makan, di saat ini mencari tempat makan enak ialah hal mudah yang bisa kita dapatkan asal bayar sesuai tagihan atau bukan sedang berada dalam hutan xixi. Namun dampak ga baiknya, kita (atau saya aja nih?) jadi sering khilaf berulang untuk mengatur pola makan ini upaya tercapainya hidup sehat ini karena pada umumnya makanan enak lebih banyak diminati ketimbang makanan sehat. Padahal dengan membiasakan mengatur pola makan sangat baik pengaruhnya untuk  keadaan fisik sehari-hari juga hari kemudian.

Bagaimana pola makan yang baik dan benar tersebut? Tidak perlu dikasih tau sepertinya karena kalian sendiri sudah khatam dengan istilah empat sehat lima sempurna bukan? Nah itu dia aturan makan yang baik dan benar. Hmm,katanya tidak perlu dikasi tau? Yaa,itu pokoknya. Selain menu,waktunya juga jangan lupa jangan sampai telat makan pokoknya nanti kalo kamu sakit yang nyakitin aku siapa?!1!1 - kata abg ke pada pacarnya yang baru jadian tiga bulan,fyuh.

Biasakan Olahraga

Biasakan olahraga, lit bi-a-sa-kan.
Percaya atau belum percaya olahraga ini memang cukup berpengaruh dengan kesehatan jiwa dan raga dan hal tersebut sudah sering saya rasakan nikmatnya, ceilah berasa iklan sosial kok ya?

Dengan olahraga ini juga bisa dijadikan sebagai alternatif sederhana penolong ketika stress-stress menghampiri begitu saja tanpa permisi. Meskipun kalau olahraganya seperti berkuda,golf, jetski tidak lagi jadi alternatif yang sederhana.

Begadang Jangan Begadang

Kalau tiada artinya

Begadang boleh saja

Kalau ada gorengan, nasi padang, wedang ronde sebagai temannya. Eh yhaaaa, laper hhh.

Kamu pasti tahu betul tentang potongan lagu hits tersebut? Nah jadi selain tahu lirik demi lirik tersebut ada baiknya kita terapkan di keseharian. Mungkin sebelum memasuki level begadang yang sering kali kebanyakan dilakukan millennial kala ini (iya termasuk saya juga maksudnya) tidur dengan pola berantakan. Sia-sianya lagi hal demikian dilakukan sebatas menikmati kuota malam untuk youtube-an,heuheu ini mah km bukannya lit?G,sorry aj aku lebih suka hotspotan alias tetap aja misq....ga gaboleh dilanjut.

Maka dari itu untuk memulai hidup sehat pola tidur juga salah satu yang penting untuk diperhatikan karena dari sepengalaman saya (yang juga masih saja dilakukan huft) kurang tidur ini banyak juga efek negatifnya, entah kesiangan, jerawatan, rejeki dipatok ayam, etc. Apalagi kalau begadang terus kan ?

Tapi beda lagi ceritanya jika ada kegiatan yang perlu dikerjakan di waktu malam katakan saja dengan adanya pekerjaan shift-shiftan, gimana untuk mengatur pola tidur jika kondisinya seperti itu? Hmmm,sungguh saya mentok guys alias belum menemukan solusi yang tepat untuk kondisi seperti itu, karena tergantung dari pilihan masing-masing. Saya sendiri pernah mengalami berada dalam posisi jadi manusia nocturnal tersebut tapi karena sudah tanggung jawab dan dapat gaji asal lingkungan kerja menyenangkan, pergantian shiftnya juga tidak dalam rentang waktu yang lama, jadi okay okay saja meskipun sudah sebelas duabelas sama kelelawar.

Berada dalam Lingkungan yang Positif

Maraknya depresi hingga ga jarang yang mengakibatkan bunuh diri mempunyai arti ga hanya raga yang perlu dijaga kesehatannya, jiwa pun begitu malah lebih penting menurut saya. Selain dengan selalu menjaga dan memelihara iman, kenapa lingkungan yang positif berpengaruh juga pada kesehatan? Karena dengan lingkungan dan orang-orang tersebut pola pikir yang baik dapat terbentuk dan juga setidaknya kalau sudah berada dalam lingkungan ini rasa-rasanya beban hidup akan berkurang.


Okay,sekian tips-tipsnya dari saya kalau ada tips lain mungkin bisa ditambahkan di lain waktu. By the way, sekali lagi jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan ya terlebih memasuki musim hujan sekarang-sekarang ini<3 o:p="">

Day 10 : 5 Rekomendasi Lagu-Lagu Kaya Makna



Lagu-lagu di bawah ini saya rekomendasikan bagi temen-temen yang mau bangkit, eak. Entah bangkit dari capenya hidup, bangkit dari patah hati, bangkit dari kubur juga bo……..ngga ga boleh. Serem cuy.  Karena di postingan di hari keenam sebelumnya di mana saya menjelaskan tentang fakta  diri  saya seorang penikmat indie jadi dipastikan 5 rekomendasi lagu di bawah ini juga masih dalam jejeran lagu dari musisi-musisi indie, muehehe.

1. Nosstress – Pegang Tanganku

Indah itu tak selalu ada
Senang itu sementara 
Jika senang jangan terlalu 
Jika sedih jangan terlalu

Sederhanakan diri 
Di depan masih panjang 
Karna hidup tak senang dan indah

Dari potongan lirik tersebut mengingatkan saya agar tidak mulu bersenang-senang atau jangan terlalu menikmati ketika berada dalam posisi menyenangkan  pun sebaliknya untuk tidak terlalu bersedih ketika berada dalam posisi tidak menyenangkan dalam fase kehidupan.

2. Maliq & D’Essentials – Dunia Sekitar

Pernahkah kau berpikir 
Hidupmu tidak adil 
Karna engkau merasa 
Kecewa karna hal yang kecil kau anggap besar 
Seakan hidup ini berakhir 
Tidakkah kau merasa 
Harusnya kau berpikir 
Masalahmu yang kecil 
Tidak sebanding dengan apa yang dirasakan 
Banyak manusia diluar sana


Jika menjawab dua baris teratas dari lirik Maliq & D’Essentials tersebut pasti jawabannya pernah bahkan sering. Nah di lagu ini saya  suka sekali dengan liriknya yang memberi pertanyaan sekaligus jawaban agar kita tidak cepat mengeluh dan harus selalu bersyukur.

3. Skastra – Hilang Asa

Tetaplah di sini bersama rintihan melodi ini 
Dan jangan lelah menanti, bagai bulan yang menunggu pagi 
Musim pun tak selalu semi, takkan selalu berpelangi 
Janganlah hilang asa 
Kau boleh hilang arah 
Kau boleh hilang harap 
Tapi jangan hilangkan 
Yakinmu pada diriku

Lagu ini baru saya dengar mungkin sekitar dua atau tiga bulan yang lalu dari salah satu playlist di Spotify, iramanya seru dan liriknya pun punya arti yang bagus supaya kita ga hilang asa setelah mengalami patah hati uhm.

4. Banda Neira – Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti

Yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti 
Yang hancur lebur akan terobati 
Yang sia-sia akan jadi makna 
Yang terus berulang suatu saat henti 
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi 
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti


Sebagai penikmat dan bukan pengamat musik,sederhananya dari judul saja lagu ini berhasil untuk memberi sugesti kepada saya tentang selalu ada yang tumbuh kembali untuk sesuatu yang telah patah dan akan ada pengganti untuk sesuatu yang hilang.

5. Nella Kharisma – Move On

Kata  siapa dangdut liriknya gitu-gitu aja? Coba kalau saat ini kamu sedang patah hati (atau tidak sedang patah hati tapi berasa patah hati (?)) dengarkan lagu penyanyi dangdut indie yang satu ini, Nella Kharisma. Mana tau bisa sembuh segera ya kan XD,kalau ga percaya kira-kira begini potongan lirik dari lagunya..

Hidup cuman sekali 
Jangan kau pikir pikir lagi 
Dia yang telah pergi 
Hianati janji janji 
Lebih baik move on aja 
Pasang hati sekuat baja 
Dari pada kau tersiksa 
OTW Melupakanya


Mantap betul kan?xixi. jadi gimana kira-kira sudah dengar semua lagu tersebut? Kalau belum dan penasaran mungkin bisa mendengarkannya lewat Spotify atau di Youtube, semua lagunya ada di sana. Okey see ya!

Day 9 : 5 Blogger Favorit




Dari sekian banyak blogger yang saya kunjungi 5 blogger ini merupakan salah satu lima yang sampai sekarang menjadi panutan , baik panutan dalam menulis sekaligus yang memotivasi  saya dalam kehidupan sehari-hari. Hmm, baik saudaraqu yang baik hatinya dan mantap jiwanya karena intro ini sudah cukup formal sekali kata-katanya jadi daripada saya lanjutkan dengan berpidato langsung saja ini dia blogger-blogger favorit saya,

Alitt Susanto

Alitt Susanto dan blognya di shitlicious.com merupakan blogger pertama favorit saya sejak dulu saya tau dirinya  lewat twitter. Saya suka tulisan-tulisannya yang menggunakan bahasa  ringan tapi serius,di blognya bang Alitt banyak menceritakan tentang perjalanan hidupnya  yang inspiratif sehingga memberikan motivasi bagi saya pribadi dan tentunya banyak orang lain juga ketika sudah membaca tulisan-tulisannya. Setelah menulis di blognya bang Alitt berhasil mewujudkan cita-citanya untuk menjadi penulis buku dan sekarang selain menjadi penulis dia juga menapaki profesi lainnya salah satunya menjadi seorang content creator.

Adis Takdos

Adis Takdos, seorang backpacker yang berhasil keliling dunia dengan budget minim alias murah sengsara katanya hahaha. Di blognya dia banyak bercerita tentang pengalaman seru dirinya ketika sedang jalan-jalan ke berbagai tempat belahan dunia dengan berbagai cara, nda jarang dia juga sering bagi-bagi tips untuk sampai juga bertahan di tempat yang udah dikunjungi tersebut . Tulisannya juga ga diragukan lagi, koplak abez. Cobain blogwalking ke blognya di whateverbackpacker.com, niscaya akan mupeng ingin jalan-jalan juga hmm.

Dara Prayoga

Dara Prayoga a.k.a Oka a.k.a landakgaul (pada jamannya) merupakan blogger juga selebtwit yang menjadi favorit saya selanjutnya, hampir saja di tuisan ini saya ingin mengetik ”sayangnya bang Oka sekarang sudah jarang ngeblog lagi”  ternyata setelah saya kunjungi ada tulisan baru di blognya yang baru dipost dua minggu lalu eheh. Saya suka dengan puitisnya bang Oka yang dimuat dalam bentuk tulisan juga musikalisasi puisi yang pernah dipost di soundcloud. 

Stephany Josephine

Keempat, Stephany Josaphine. Blogger yang akrab disapa Teppy ini merupakan blogger yang baru beberapa hari lalu saya blogwalking ke blognya thefreakyteppy.com karena salah satu threadnya  yang cukup viral di twitter mengenai  review film “suzzana”. Setelah membacanya  dari awal hingga akhir review  tulisan dari blog mba yang satu ini benar-benar menghibur , tidak membosankan karena recehnya dan mudah dicerna. Kemudian saya juga membaca tulisan-tulisannya yang lain dan akhirnya betah, setelah itu tanpa ragu menjadikan mba Teppy blogger favorit saya^^

Gita Savitri Devi

Pemilik blog gitasavitri.blogspot.com sekaligus influencer sekaligus penulis buku Rentang Kisah sekaligus youtuber sekaligus istri dari suaminya juga merupakan blogger perempuan favorit saya selanjutnya. Di blognya sendiri Gita banyak menuliskan cerita dari kejadian yang pernah dialami sehari-hari anyway tulisan-tulisannya memang bagus sekali dan menggambarkan betapa cerdasnya perempuan yang satu ini.

Sip , itulah lima blogger favorit saya dan yang ke enam dan seterusnya tidak saya lanjutkan sekarang alias mungkin setelah challenge ini saya akan menulis lagi blogger-blogger favorit saya yang lainnya. Umumnya saya menyukai blogger yang memiliki gaya tulisan yang ringan,mudah dimengerti dan serius. Jadi mereka-mereka ini contoh yang menurut saya mencakup semuanya💕


Day 7 : 5 Tempat Makan Favorit





Di hari ketujuh,Blogger Perempuan memberikan tema 5 warung atau restoran makan favorit. Lagi-lagi ini sebuah kesulitan untuk saya sebagai sobat mis….oke skip,tidak jadi disebut karena takut beneran misqin. Seperti pada postingan sebelumnya saya menjelaskan tentang diri saya yang saat ini masih merangkap dua status sekaligus, mahasiswa dan pengangguran jadi untuk makan di luar rumah lumayan jarang. Sebab sebelumnya saya juga belum pernah mereview makanan jadi tulisan ini seadanya saja, masih suka-suka saya dan mungkin kalau dibaca sampai habis saya tebak dalam hatimu akan terngiang-ngiang "review macem ape dah ini", it's okay tapi jika ada kritik dan saran selalu saya terima^^

Dalam memilih tempat makan favorit mungkin cukup mudah bagi saya, asal enak, harganya pas dengan kantong, dan sehat (meski yang satu  ini  masih jarang saya pikirkan). Dan karena dari kabar yang beredar saya setia gitu orangnya jadi setelah sekali menemukan yang enak jarang saya untuk mencari tempat lain kecuali ada beberapa faktor tertentu. Mau tau buktinya, nah di bawah ini akan saya jelaskan.

1. Nasi Goreng Agus

Nasi goreng merupakan makanan favorit saya yang pertama karena dimasak dua kali, direbus setelah itu digoreng(?). Okey tidak seperti itu harusnya, dari sekian banyak tukang nasi goreng di sekitaran rumah saya dan keluarga menjadikan nasi goreng agus sebagai tempat favorit, untuk rasanya sendiri nasi gorengnya benar-benar bercita rasa nasi goreng. Yha.

Tidak deng, selain rasanya memang enak, porsi yang diberikan juga cukup banyak. Asli. By the way, setiap ada teman yang  ngajak makan nasi goreng tapi bingung di mana akhirnya selalu saya bawa ke Nasi Goreng Agus ini. Pernah sekali waktu salah satu teman yang rumahnya cukup jauh dengan saya, saya ajak untuk makan nasi goreng karena dia membebaskan saya untuk pilih tempat jadilah saya bawa ke sana. Setelah sampai kita sama-sama bingung padahal sepanjang jalan kita sudah mendaki gunung melewati lembah  banyak tukang nasi goreng. Absurd sekali, untungnya dia ga komplen saat itu~

Untuk harganya sendiri nasi goreng di sana berkisar belasan ribu saja alias saya lupa intinya, cukup murah kan? Dan seperti biasanya tempat nasi goreng yang ga hanya menjual nasi goreng saja di situ juga terdapat makannan yang se-geng dengan nasi goreng,sebut saja mie goreng, mie rebus, kwetiau goreng, kwetiau rebus.

Untuk letaknya  nasi goreng agus berada di jalan proklamasi, Depok II Timur.

2.  Bakso Condong Raos

Kalau kamu warga Depok sekitaran wilayah Depok 2 misalnya, pasti sudah ngga asing lagi dengan tempat ini. Yap, bakso condong raos sudah cukup lama dikenal sama masyarakat Depok 2 tempatnya selalu ramai termasuk ketika hari lebaran, di sekitar rumah saya bakso condong raos ini mempunyai 3 cabang yang sebenarnya untuk jarak tidak terlalu berjauhan tapi tidak berdekatan juga atau sebenarnya namanya saja yang sama ya ?Hmm, karena menarik juga mungkin someday saya akan cari tahu jawabannya.

Oh iya, harga seporsi bakso, mie ayam, mie ayam baksonya juga masih berkisar di belasan ribu rupiah. Karena selalu ramai dan saya seorang introvert ga-du-ngan jadi kalau saya atau keluarga ingin makan bakso ini kita lebih memilih makan di rumah, meski Bakso Condong Raos ini favorit bagi banyak orang tapi tetap saja saya dan keluarga lebih sering makan bakso abang-abang yang lewat depan rumah 😂. Yaudah lanjut yaa.

3. Pancong Beji

Pancong  Beji adalah pancong (yang beda seperti pancong pada umumnya) pertama yang saya coba dan langsung jatuh hati sama rasanya. Nah kalau pancong di beji Depok ini sendiri baru pertama kali mencobanya itu pun sudah bertahun-tahun yang lalu dengan teman-teman PKL saya kala SMK, lama kan ? HAHAHA. Tapi kenapa saya langsung menjadikan pancong beji ini favorit, karena kenangannya makan di sana? Bukan. Karena porsinya banyak? Ga juga sih. Karena ketika makan di sana saya kamu ditraktir? Iyaaaa, benar sekali. Tapi bohong, eh bener.

Tapi sejauh ini setelah saya mencoba untuk makan pancong di beberapa tempat ternyata pancong beji tetap favorit bagi saya, tidak tahu kenapa. Wajar saja, jatuh cinta memang terkadang tidak butuh alasan yang muluk-muluk,uhuk. Tapi setelah bertahun-tahun saya juga gatau apa rasanya masih sama dengan pertama kali saya coba, ingin sekali waktu ke sana lagi tapi sayang letaknya terlalu jauh menurut saya yang mageran ini. Hmm.

Soal harga tidak lebih dari 15ribu waktu itu di 2015 saya ingat waktu itu yang saya pesan pancong keju susu setengah matang dan minumnya milo dingin. 

4. Nasi Bebek Madura di Jalan Baru

Setelah nasi goreng, nasi bebek adalah nasi favorit saya selanjutnya (agak bersaing sama nasi padang tapi sih). Saya suka nasi bebek sejak pertemuan pertama dia masuk ke dalam mulut saya hahaha, iya selebay itu memang. Yang memperkenalkan nasi bebek kali  pertama adalah para pembimbing baik kala saya sedang menjalani PKL di salah satu tempat wisata di Cibubur,Jakarta.  Jadi kangen btw>,<

Karena tempat makan nasi bebek yang pertama kali dikenalkan kepada saya letaknya di Cibubur dan berartii jauh dari rumah, kemudian saya mencari di sekitar rumah dan ternyata ada. Ada dua  nasi bebek yang pernah saya coba tapi tempat yang sebelumnya biasa saya beli sudah pindah entah kemana dan akhirnya  beberapa minggu lalu saya menemukan tempat ini, Nasi Bebek Madura yang belum saya tahu nama lengkapnya ini, letaknya di Jalan Baru Depok Timur, tepat di jejeran banyak penjual makanan yang lain, di depan puskesmas Abadijaya dan buka waktu sore – malam. Harganya juga cukup murah, 14ribuan untuk nasi bebek tapi pakai daging ayam dan 15ribu untuk nasi bebek pake daging bebek. Bisa tambah sambal, ada sambal ijonya juga.  Yah jadi laper kan.

Sebagai saran jika sebelumnya belum pernah mencoba nasi bebek ini lebih cocok diperuntukan untuk yang suka makanan pedas~

5. Pempek Rivaldo

FYI, aslinya saya baru tahu nama pempek ini pempek rivaldo dari teman saya barusan. Selama ini saya tahunya "Pempek Yapem" karena letaknya  memang dekat dengan Yapemri sekolah saya seewaktu SMK dulu, meski bukanya  sudah cukup lama saat SMK ini saya baru kenal dengan pempek tersebut dan lagi-lagi langsung suka. Rasanya beda dari pempek yang biasanya cuma saya  beli di abang-abang lewat depan rumah, lebih empuk teksturnya.

Pempek ini cukup famous, sempat beberapa teman yang main ke rumah saya ajak untuk makan ini dan mereka juga suka. Untuk harga kisaran belasan ribu ke bawah,lengkapnya bisa cek google kalau ingin mencoba dan tahu lebih banyak tentang pempek enak ini <3 o:p="">


Sekian review seadanya, silahkan jika berminat ke Depok untuk sekedar bertemu saya mencoba makanan-makanan yang barusan saya sebutkan. Sip, tetap semangat!

Day 5 : Tentang Media Sosial




Sebagai generasi millennial, media  sosial sudah saya kenal sejak duduk di kelas enam SD *shombong amat*.  Tepatnya yang saya kenal saat itu belum media sosial melainkan facebook, kali pertama saya mempunyai facebook itupun dibuatkan oleh kakak saya. Sebuah kebanggaan melewati masa remaja yang mana saat itu masih era alay-alaynya 😂, lucu juga kalau ingat tentang banyaknya nama-nama akun facebook yang romantis  tapi naudzubillah menggelikannya semisal : aq chynk dy dynya ngga sunggu malang nsib aq. Yak  gitu, 11 12 sama judul sinetron azab lah yha. Ditambah dengan ketikan-ketikan yang sungguh membuat mata perih yang mana kala itu keren-keren aja pokoknya.

Sebelum facebook ramai, media sosial friendster lebih dulu  terkenal. Sayangnya belum sempat saya buat websitenya  sudah tamat. Setelah facebook, ada banyak media sosial yang muncul ke permukaan seperti twitter, plurk, hello, myspace, path, instagram. Tidak semua mampu bertahan, banyak yang pada akhirnya tenggelam kemudian hilang alias tutup usia. Bagusnya dengan tidak terlalu banyak media sosial yang booming seseorang tidak perlu membuat segala macam akun media sosial, sehingga tidak merepotkan para stalkernya  HAHA. Dan dengan itu  pula setidaknya berkurang dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebutuhan pokok yang satu ini.

Berbicara dampak negatif  yang ditimbulkan oleh adanya  media sosial, sepanjang kemunculannya ini sudah sering terjadi, saya sendiri beberapa waktu lalu sempat mengalaminya seperti yang pernah saya  ceritakan di sini. Kalau teman-teman baca salah satu yang keapesan yang saya dapat  adalah akun ig saya  yang diretas. Meski followers ndak seberapa saya tetap tidak tenang ketika dihadapkan oleh masalah tersebut, dibayang-bayangi dengan dampak negatif lain seperti pembajakan akun bahkan penipuan. Jadi sebisa mungkin saya berusaha untuk mendapatkan kembali akun tersebut dan Alhamdulillahnya  berhasil^^

Namun dari sekian banyak dampak negatif yang ada, satu dampak negatif yang sering kali kita kurang sadar adalah dampak kecanduan terhadap media  sosial. Dampak ini juga sering kali saya rasakan, secara sadar ataupun ga sadar. Di awal-awal saya punya facebook ternyata saya pernah berjam-jam di warnet hanya untuk facebook-an dan main pet society dan itu artinya secara ga sadar saya mengalami kecanduan bersosial media. Dan sekarang? Nampaknya sering kali masih terjadi bedanya sudah tidak ada pet society dan juga, tidak ada new york pagi ini (puisi Aan Mansyur). Yha.

Sekalipun sadar terlalu lama sudah scroll up and down sering kali saya tetap melanjutkan karena mager  yang melanda dan butuh hiburan,uhuh. Tidak baik memang tapi begitulah kenyataannya. Mungkin sedikit tips dan juga peringatan kembali bagi diri saya ketika mengidap kecanduan terhadap media sosial  itu sendiri dapat dilakukan dengan cara membiasakan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan handphone atau jika sudah terlanjur ambil peluang dengan memanfaatkan kecanduan tersebut misalnya beralih menjadi admin online shop pun pekerjaan-pekerjaan baik lainnya yang berkaitan dengan media sosial. 

Day 4 : Kenapa Bergabung di Blogger Perempuan Network ?





Day 4! Komunitas  Blogger Perempuan Network berdiri sejak tahun 2015, dan tiga tahun setelahnya barulah saya bergabung,yap benar sekali alias saya masih nubi. Meski saya membuat blog sudah cukup lama, tapi sampai  sekarang blog ini tetap begini-gini aja, domain masih gratisan, nulis masih  jarang, yang terkadang  berubah tampilan background dan header. Sejauh ini blog memang masih saya gunakan untuk saya nikmati pribadi, curhat, nulis sesuka saya (kebetulan sekarang lagi ngga).  Namun semakin usia mendewasa ternyata ada juga dorongan dalam diri saya untuk tidak melulu menikmat indahnya (atau suramnya?) zona nyaman.

Zona nyaman itu sendiri beragam kondisinya, misalnya nyaman dengan suatu tempat, barang, uhm seseorang. Dan hubungannya saya bergabung dengan komunitas Blogger Perempuan merupakan jalan yang sedang saya  tempuh untuk keluar dari zona kehidupan saya yang…sebenernya kalau dikatakan nyaman ngga nyaman,nyaman amat jadi mungkin lebih ke mager xixi. Nah termasuk dengan mencoba ikut challenge yang diberikan kali ini.

Sekitar dua bulan yang  lalu saya iseng mencari komunitas blogger yang masih terlihat aktif dan yang saya pilih telusuri pertama kali adalah komunitas Blogger Perempuan (BP). Alhamdulillahnya karena saya  perempuan jadi nda ada keraguan untuk langsung mendaftar menjadi anggotanya secara online. Sebelumnya saya juga pernah mendaftar secara online sebagai anggota komunitas Warung Blogger namun karena kurangnya interaksi saya dengan anggota yang  lain jadi sebenarnya  keanggotaan saya ini membingungkan, ditambah karena saya ini orangnya  pendiam sekali,11 12 sama Limbad belum seriusnya saya  di dunia per-bloggeran.

Mungkin menjadi hal yang sama ketika saya tetap melakukan hal yang sama saat sekarang menjadi anggota BP, maka dari itu (lagi) keluar dari zona nyaman dan mulai melihat dunia lebih luas lagi perlu saya lakukan supaya tujuan  saya untuk terus berkembang menjadi pribadi yang baik dapat dilakukan terus menerus. Sip, se-ma-ngat!

Sebelum memutuskan untuk bergabung saya mencari tau dulu tentang komunitas BP, termasuk dengan blogwalking ke beberapa blog anggotanya. Dan menariknya ternyata BP banyak beranggotakan perempuan-perempuan yang usianya  di atas saya, cukup salut karena mereka lebih produktif ketimbang saya. Nah jadi karena itu pula yang turut memotivasi saya untuk produktif ngeblog sekaligus belajar menulis  (atau mengetik(?)) yang baik dan benar😁

Day 3 : Kenapa Memilih Nama Blog Yang Sekarang ?




Dilemma seseorang yang mempunyai  nama singkat padat dan jelas, jadilah saya bingung ketika di  hari ketiga mendapat challenge ini, “Kenapa memilih nama blog yang sekarang digunakan ?”. Kalau bisa dijawab singkat mungkin saya  akan menjawab alasannya ga kenapa-napa tapi karena jawaban tersebut cukup ngeselin dan terkesan saya  enggan berpikir untuk menjelaskannya jadi mari kita lanjutkan ngalor ngidulnya. Let’s gooo!

Nama yang diberikan kedua orang tua saya sewaktu kecil hanya Nurulita, dulu sekali saya ingat pernah menanyakan tentang nama ini tapi Alhamdulillah saya  lupa dan ndak mau nanya lagi. Tapi kata mama saya dulunya  nama saya ini ada kepanjangannya kemudian  tidak jadi digunakan karena alasannya saya lupa juga hehe. Tapi saya tahu nama saya mempunyai arti yang baik, yaitu cahaya pelita. Untungnya tahun 1999 itu musim ngehitsnya  lagu-lagu Sheila On 7 dan belum masuk ke musim humor receh, kalau ada mungkin nama saya bisa ditambah lagi dengan Nurulita so bright,uh lengkap dan jangkrik sekali :(

Okey, dan ke jawaban intinya kenapa saya menggunakan nurulits sebagai nama blog? Jujur saya  masih bingung, ingin sekali ganti nama tapi belum mendapat ilham. Karena blog ini masih random dan kebanyakan cerita-cerita curhatan saya, saya ingin sekali menggunakan nama pribadi yang sebenarnya. Sayangnya nama saya terlalu banyak copy-annya (yaa,sebut saja pasaran gapapa). Kalau coba dicek nurulita.com sudah ada, nurulita.blogspot.com juga sudah, maka jadilah saya ganti huruf a di belakang nama saya dengan huruf s karena di keyboard huruf A dekatnya dengan S tapi jadiannya dengan yang lain hadeh.  Jadilah nama nurulits ini saya gunakan sebagai nama domain dan Nurulita untuk nama judul blog.

Dilemma saya juga terjadi ketika ingin menggunakan nama untuk nama id akun sosial media lain yang nama id accountnya tidak boleh ada yang sama. Jadi mungkin melalui postingan  di challenge ini juga saya meminta bantuan untuk saran nama yang terbaik untuk nama blog saya. Ah ya, untuk nama ini saya juga bersyukur karena banyak juga orang lain yang mempunyai nama lebih singkat dari yang  saya punya. Misalnya ini..

source






Yang Masih Anget..

Kenalan dengan Alun-Alun Kota Depok

6 April 2019 yang lalu, satu lagi tempat baru di kota Depok tersamyang baru saja diresmikan. Bak mendapat angin duduk segar setelah yang ...