Kenalan dengan Alun-Alun Kota Depok


6 April 2019 yang lalu, satu lagi tempat baru di kota Depok tersamyang baru saja diresmikan. Bak mendapat angin duduk segar setelah yang diresmikan bangunan mall melulu, kali ini berbeda sebab bangunannya berupa alun-alun yang belum pernah ada sejak Depok belum jadi Depok, yha apasih. Jadi, sebelumnya apasih alun-alun itu ?

Ituloh peribahasa Jawa lit, alun-alun asal klakonHeu. Ya, kebetulan bukan Bambang.

Mimpiku, Mimpi-Mimpi Manis

Sebelum bercerita, bagi penggemar lagu dangdut garis keras atau garis miring silakan kalau mau melanjutkan nyanyinya setelah baca judul tulisan kali ini, hm okey. Yaa, serius.

Sudah memasuki bulan Mei di hari ketiga, esok hari ulang tahun adik saya yang ke-13. Itu artinya dia sudah remaja, beberapa tahun lagi dewasa. Sebagai kakak, salah satu harapan atau mimpi saya ialah kelak bisa membantu membiayai pendidikannya yang sebaik-baiknya dan tentu dalam ilmu yang memang dia minati dan seriusi. Semoga saja dia ga macam-macam, ingin mempelajari ilmunya Harry Potter misalnya dan minta sekolah di Hogwarts. Nyeleneh, auto-tolak.

Hari ini saya ingin bercerita, perihal mimpi saya tadi malam yang manis sekali rasa-rasanya. Inti ceritanya, saya diberi kejutan oleh beberapa teman dekat yang entah itu di hari ulang tahun saya atau bukan, tapi terlihat jelas nama yang tertulis di salah satu kuenya bukan untuk saya, jadi kejutannya bisa dibilang berhasil. Setelah itu, mereka membacakan saya puisi secara bergiliran. Duh, romantis memang. 

Seketika saya ingat bagaimana surprise di ulang tahun saya yang ke-17, di 3 tahun yang lalu. Lebih manis, karena itu ada di cerita nyata, heuheu. Mereka pula bagian dari beberapa orang yang masuk ke dalam mimpi saya tadi malam. Entah saya yang rindu atau mereka? Hahaha gede rasa! Semoga mereka, kamu yang baca juga tentunya, selalu baik-baik saja sekalipun sedang dalam kondisi yang kurang baik-baik saja,aamiin.

Kemudian di sela-sela itu saya bertemu dengan seseorang yang cukup penting di masa lalu, dan dia seolah bercerita yang nampak nyata sekali obrolannya. Di sana dia dan saya terlihat baik, meskipun sedikit canggung sebagaimana sesuatu yang mengisyaratkan bahwa hal yang tidak baik memang pernah terjadi sebelumnya.

Kemudian saya bertemu dengan seorang pria, kita mengobrol dan bertukar cerita mengenai buku yang sedang kita baca, uhm lucunya wajahnya mirip bung Fiersa Besari. Dalam hati saya, “mungkin kalau itu bukan si Fiersa, bisa jadi itu ciri-ciri jodoh saya kelak”, haha bolehlah berharap sedikit. Toh bukan kepada manusia, melainkan sekadar tulisan yang mana tersirat doa di dalamnya.

Betapa manis, karena saya belum pernah menemui pria seperti itu di dunia nyata, jadi tentu saja hal tersebut juga yang menambah kesan gemas dalam mimpi saya.

Namun seperti mimpi-mimpi biasanya, saya lupa dengan dialog-dialog yang ada. Sepertinya bunga tidur tadi malam ialah bonus untuk saya yang akhir-akhir ini suka mimpi absurd dan juga mungkin ini motivasi agar selalu berdoa kala melakukan hal-hal baik lainnya supaya ada manis-manisnya, yaa! Percis Lē Mineralē.

Di tulisan ini ada dua mimpi yang saya bagi, keduanya sama-sama manis. Perbedaanya, yang satu mimpi sekadar bunga tidur sedangkan satunya lagi mimpi besar yang mana mungkin bisa terwujud kalau kerjaannya cuma banyak tidur?


Yang Masih Anget..

Kenalan dengan Alun-Alun Kota Depok

6 April 2019 yang lalu, satu lagi tempat baru di kota Depok tersamyang baru saja diresmikan. Bak mendapat angin duduk segar setelah yang ...